Banner 468 x 60px

Tampilkan postingan dengan label Profil Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profil Desa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Juli 2023

Website Desa Pagagan

0 komentar

www.desapagagan.my.id Website ini adalah portal resmi Desa Pagagan, sebuah desa yang indah dan berbudaya di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Kami dengan bangga mempersembahkan website ini sebagai wadah informasi dan interaksi antara masyarakat desa, pengunjung, dan siapa pun yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Desa Pagagan.


Melalui www.desapagagan.my.id, Anda akan menemukan beragam informasi menarik, mulai dari profil desa, sejarah dan budaya lokal, hingga potensi-potensi yang dimiliki oleh Desa Pagagan. Kami juga menyajikan berita dan informasi terkini mengenai kegiatan masyarakat, perkembangan pembangunan, serta acara dan festival budaya yang diadakan di desa ini.


Selain itu, website ini menjadi sarana untuk mempromosikan produk-produk lokal dan usaha kecil masyarakat desa. Anda dapat menemukan beragam kerajinan tangan, hasil pertanian, serta produk unik lainnya yang dapat Anda dukung untuk mendukung perekonomian lokal.


Kami berharap www.desapagagan.my.id dapat menjadi jembatan komunikasi yang baik antara masyarakat desa dengan dunia luar. Kami mengundang Anda untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan masukan, menyampaikan saran, atau berbagi cerita menarik tentang pengalaman Anda di Desa Pagagan.


Selamat menjelajahi www.desapagagan.my.id Semoga website ini memberikan informasi yang bermanfaat dan menginspirasi Anda untuk mengenal lebih dekat keindahan, budaya, dan potensi Desa Pagagan. Terima kasih atas kunjungan Anda!

Read more...

Jumlah Penduduk Desa Pagagan Pada Tahun 2022

0 komentar

Pada bulan Desember 2022, kami menyajikan laporan kependudukan Desa Pagagan, Kecamatan Pademawu,Kabupaten Pamekasan. Dalam bulan Desember 2022, kami melakukan survei yang cermat dan pengumpulan data untuk memberikan gambaran yang akurat tentang jumlah penduduk. Berdasarkan data yang kami kumpulkan, jumlah penduduk Desa Pagagan pada bulan Desember 2022 adalah sekitar 2,430 jiwa. 

NO Nama Wilayah Jumlah KK Penduduk Awal Bulan Ini Penduduk Akhir Bulan Ini
LPJMLLPJMLLPJML
1Dusun Nungguung27235307430477907430477907
2Dusun Bong17332205292308600292308600
3Dusun Soro'28263345443480923443480923
Jumlah7271308571,1651,2652,4301,1651,2652,430


Dalam laporan ini, kami menggunakan grafik yang memberikan gambaran visual tentang perkembangan populasi desa kami selama periode tersebut. Grafik Pertumbuhan Penduduk Desa Pagagan (Desember 2022):

Laporan Kependudukan Desa Pagagan, Pademawu, Pamekasan Pada Tahun 2022











Read more...

Selasa, 18 Juli 2023

Sejarah Desa Pagagan Tahun 2023

0 komentar

Sejarah Desa Pagagan  diambil dari nama pagagan yang berasal dari sejenis tumbuhan yang pada zaman dahulu banyak tumbuh di daerah ini. pada sekitar abad XVIII, terdapat seorang pejuang keturunan Raja Mataram yang memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di daerah tersebut. Meskipun sampai sekarang, tak seorang pun di Desa Pagagan mengetahui nama asli pejuang tersebut. Namun, mereka akrab menyebutnya sebagai Mbah Jengguk, yang legenda mengatakan bahwa beliau memiliki jenggot yang sangat panjang. kerena kebetulan jenggut beliau sangat panjang menurut ceritanya, 


Suatu hari, Mbah Jengguk secara kebetulan berkelana hingga mencapai suatu tempat yang dipenuhi oleh tumbuhan yang bernama Pegagan. Terpesona oleh keindahan dan kelimpahan tumbuhan tersebut, Mbah Jengguk memutuskan untuk memberi nama desa ini dengan nama Pegagan. Namun, seiring berjalannya waktu, masyarakat setempat terbiasa menyebutnya dengan sebutan Pagagan.

Mbah Jengguk menetap di Desa Pagagan dan melanjutkan misinya dalam menyebarkan ajaran Islam. Beliau tinggal di desa tersebut selama beberapa waktu, memberikan pengajaran dan bimbingan kepada penduduk setempat. Ketika ajalnya tiba, Mbah Jengguk wafat dan makamnya pun ditempatkan di Dusun Nunggunung. Hingga hari ini, masyarakat Desa Pagagan menghormati dan mengenangnya dengan panggilan Bujuk Jengguk.   

Seiring dengan berjalannya waktu, Desa Pagagan berkembang dan membentuk pemerintahan desa. Salah satu tokoh yang dipilih sebagai Kepala Desa pertama adalah Mbah Hayani pada pertengahan abad XVIII. Jabatan kepala desa kemudian dilanjutkan oleh Bapak Ahyak, dilanjutkan oleh anaknya Bapak Asmara, dan kemudian digantikan oleh Bapak Jauhari. Pada tahun 2007, kepemimpinan Desa Pagagan diserahkan kepada Bapak Mohammad Huri, yang masih menjabat hingga hari ini, melayani dan memimpin masyarakat Desa Pagagan dengan penuh dedikasi. 

Adapun kepala Desa yang selanjutnya yaitu:

1.     Mbah Hayani                                                  (1936-1944)

2.     Bapak Ahyak                                                  (1945-1962)

3.     Bapak Asmara h                                              (1963-1998)               

4.     Bapak Jauhari                                                 (1999-2007)               

5.     Bapak Mohammad Huri                                 (2007-2013)

6.     Ibu Kholifah                                                   (2013-2019)

7.     Bapak Mohammad Huri                                 (2020-Sekarang)

      Demikian tadi sejarah singkat Desa Pagagan, yang sebenarnya masih banyak lagi.

LETAK GEOGRAFI DESA PAGAGA

Desa Pagagan, merupakan suatu daerah yang terletak 15 Km di sebelah selatan kota Pamekasan. Desa Pegagan merupakan wilayah Kecamatan Pademawu dengan jarak 9 km dari Desa Pagagan.

      Letak Desa Pagagan adalah pesisir yang menjadi tanda batas desa yaitu:

1.     Sebelah Barat             : Desa Baddurih

2.     Sebelah Utara             : Desa Jarin

3.     Sebelah Timur             : Desa Majungan

4.     Sebelah Selatan          : Selat Madura

      Desa Pagagan merupakan wilayah Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan. Memiliki luas wilayah 170 ha, yang terdiri dari  30 ha tanah pemukiman, 45 ha. tanah tegal, 23 ha. tanah persawahan, 50 ha. hutang mangrove, dan 22 ha. tambak garam.

      Sebagaimana wilayah Indonesia lainnya, Desa Pagagan beriklim tropis dengan  mempunyai dua musim dalam satu tahunnya yaitu musim kemarau (Jawa: ketigo) yang terjadi antara  bulan April sampai bulan Oktober, dan musim penghujan (Jawa: rendeng) yang terjadi antara bulan November sampai bulan Maret.

DEMOGRAFIS DESA PAGAGAN

Dalam masalah kependudukan Desa Pagagan dihuni oleh 2.430 jiwa yang terdiri dari masyarakat dewasa (laki-laki maupun perempuan), dan anak-anak. Dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 857 kepala keluarga.

Read more...

Minggu, 16 Juli 2023

Tradisi Petik Laut

0 komentar

Tradisi petik laut di Desa Pagagan, Pademawu, Pamekasan memiliki nilai budaya yang kuat dan menjadi warisan turun-temurun bagi masyarakat desa. Tradisi ini menggambarkan hubungan erat antara masyarakat dengan laut sebagai sumber kehidupan utama mereka.

Sebelum acara dimulai, masyarakat desa melakukan persiapan dengan penuh semangat. Perahu-perahu tradisional disiapkan dan dihias dengan hiasan bunga dan warna-warni yang indah. Alat tangkap ikan dan peralatan petik laut lainnya dipersiapkan dengan teliti.Setelah itu, perahu-perahu tradisional berlayar bersama-sama menuju perairan yang kaya akan ikan dan hewan laut. Para nelayan menggunakan keahlian mereka dalam menangkap ikan dengan menggunakan jaring, pancing, dan alat tangkap tradisional lainnya. Suasana riang dan semangat kebersamaan terasa di antara para nelayan saat mereka bekerja keras untuk mendapatkan hasil tangkapan yang melimpah.

Selama acara, ada juga pertunjukan seni dan budaya, seperti tari-tarian tradisional, nyanyian, dan kesenian lainnya yang memeriahkan suasana. Para pengunjung juga dapat menikmati kerajinan tangan lokal, seperti anyaman bambu dan produk kerang yang indah.

Tradisi petik laut di Desa Pagagan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga kelestarian sumber daya laut dan mempromosikan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan ekosistem laut. Tradisi ini mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan terhadap alam.

Dengan adanya tradisi petik laut ini, Desa Pagagan terus mengabadikan budaya nelayan dan menguatkan ikatan antara masyarakat dengan laut sebagai sumber kehidupan yang memberikan berkah dan kehidupan yang berkelanjutan.


Read more...

Selasa, 11 Juli 2023

Mangrove

0 komentar

Desa Pagagan adalah sebuah desa yang terletak di tepi pantai, yang dipercaya memiliki kekayaan ekosistem mangrove yang luar biasa. Di Desa Pagagan, terdapat hamparan luas hutan mangrove yang menjulang dengan pohon-pohon mangrove yang kokoh dan akar-akar yang menjalar ke atas dan ke bawah.

Ekosistem mangrove di Desa Pagagan memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat. Mangrove di desa ini memberikan perlindungan terhadap abrasi pantai, mencegah erosi dan banjir, serta memberikan tempat berkembang biak bagi berbagai spesies ikan, burung, dan satwa liar lainnya.

Masyarakat Desa Pagagan sangat bergantung pada ekosistem mangrove untuk penghidupan mereka. Mereka melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan mangrove, seperti penangkapan ikan, budidaya kerang, dan pariwisata alam. Penangkapan ikan menjadi mata pencaharian utama bagi nelayan di desa ini, yang bergantung pada kelimpahan ikan yang hidup di antara akar-akar mangrove.

Selain menjadi sumber penghidupan, masyarakat Desa Pagagan juga sangat peduli dengan kelestarian mangrove. Mereka melakukan upaya konservasi dengan menanam pohon mangrove baru dan menjaga kebersihan ekosistem. Masyarakat juga terlibat dalam program pendidikan dan kesadaran lingkungan, mempromosikan pentingnya menjaga ekosistem mangrove dan mempertahankan keseimbangan alam di desa mereka.

Desa Pagagan juga menjadi tujuan wisata yang populer bagi para pengunjung yang tertarik dengan keindahan alam mangrove. Wisatawan dapat menikmati kegiatan seperti berjalan-jalan melalui jembatan kayu yang menghubungkan pohon-pohon mangrove, menjelajahi keanekaragaman hayati yang luar biasa, dan mengamati burung-burung yang berkumpul di sini.

Read more...

Tembakau

0 komentar


Tembakau adalah tanaman yang terkenal karena daunnya yang digunakan dalam produksi rokok dan produk tembakau lainnya. Salah satu sumber mata pencaharian masyarakat di desa Pagagan yaitu Petani Tembakau.

Tembakau telah lama digunakan oleh manusia dalam berbagai bentuk. Daun tembakau dikeringkan dan kemudian digunakan sebagai bahan untuk menggulung rokok atau memproduksi cerutu. Selain itu, tembakau juga digunakan dalam rokok elektronik, cerutu, pipa, cerutu tembakau, serta produk tembakau lainnya seperti cerutu kertas dan rokok kretek.

Proses produksi tembakau melibatkan berbagai tahapan, termasuk penanaman, perawatan, panen, pengeringan, dan fermentasi daun tembakau. Setelah daun tembakau dikeringkan, mereka dapat diolah lebih lanjut dengan tambahan bahan kimia untuk mencapai rasa dan aroma yang diinginkan.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan tembakau juga memiliki dampak negatif pada kesehatan manusia. Merokok tembakau telah terbukti berhubungan dengan berbagai penyakit serius seperti kanker paru-paru, penyakit jantung, dan gangguan pernapasan. Karena itu, banyak upaya dilakukan di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya merokok dan mengurangi kebiasaan merokok.

Read more...
 
DESA PAGAGAN © 2019