Banner 468 x 60px

Tampilkan postingan dengan label Sumber Makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumber Makanan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Juli 2023

Sertifikasi Halal pada Olahan Petis Tongkol

0 komentar

Mahasiswa KKN kelompok 26 Universitas Trunojoyo Madura, sekelompok mahasiswa yang bersemangat tergabung dalam program ini dengan tujuan membantu masyarakat Desa Pagagan dalam proses pelebelan halal. Desa Pagagan, yang merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Pademawu  kabupaten Pamekasan, memiliki populasi yang mayoritas menjalankan kegiatan pertanian dan peternakan.

Mahasiswa KKN’26 ini berkomitmen untuk bekerja sama dengan warga Desa Pagagan guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pelebelan halal.

Mahasiswa KKN’26 mengadakan berbagai kegiatan seperti Sosialisasi dan diskusi pelatihan dengan masyarakat Desa Pagagan. Mahasiswa KKN 26 juga mendampingi dan terkait proses pelebelan halal, termasuk tata cara, prinsip-prinsip, dan keuntungan dari pelebelan halal tersebut. Selain itu, mereka juga mengajarkan langkah-langkah praktis yang bisa dilakukan oleh masyarakat desa untuk melaksanakan pelebelan halal secara efektif dan efisien.

Tidak hanya memberikan pengetahuan, mahasiswa KKN’26 juga turut serta dalam proses pelebelan halal di Desa Pagagan. Mereka memberikan bantuan teknis dan tenaga untuk membantu warga desa dalam melaksanakan pelebelan halal, baik dalam hal pengolahan maupun dalam aspek logistik. Mahasiswa KKN’26 berperan sebagai fasilitator yang membantu warga desa dalam memahami proses pelebelan halal secara menyeluruh.

Melalui kolaborasi yang erat antara mahasiswa KKN’26 dan masyarakat Desa Pagagan, pemahaman dan kesadaran tentang pelebelan halal dapat ditingkatkan dengan signifikan. Masyarakat desa menjadi lebih terampil dan percaya diri dalam melaksanakan pelebelan halal, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas produk pertanian dan peternakan desa.

Mahasiswa KKN dari Universitas Trunojoyo Madura tidak hanya mengabdikan diri mereka untuk membantu masyarakat Desa Pagagan, tetapi juga membantu memperkuat ikatan antara universitas dan komunitas setempat. Dengan pengalaman ini, mahasiswa KKN memperoleh wawasan yang berharga tentang tantangan dan kebutuhan masyarakat pedesaan serta mempraktikkan pengetahuan yang mereka peroleh di perguruan tinggi.

Read more...

Selasa, 11 Juli 2023

Tiram

0 komentar

Desa Pagagan adalah sebuah desa pesisir yang terkenal dengan kekayaan alamnya, termasuk budidaya tiram. Budidaya tiram di Desa Pagagan telah menjadi mata pencaharian utama bagi masyarakat setempat dan menjadi sumber pendapatan yang signifikan.

Di Desa Pagagan, para petani tiram dengan penuh keahlian menanam dan merawat tiram di perairan pantai yang kaya nutrisi. Mereka membangun jaringan kerangka bambu atau konstruksi terapung yang disebut "tambak" di perairan dangkal. Tambak-tambak ini berfungsi sebagai tempat bagi tiram untuk tumbuh dan berkembang biak.

Para petani tiram di Desa Pagagan memahami pentingnya menjaga kualitas air untuk pertumbuhan tiram. Mereka memastikan kebersihan air dengan menjaga lingkungan tambak yang bersih dan melakukan pemantauan rutin terhadap kualitas air. Air yang bersih dan nutrisi yang cukup memberikan kondisi yang optimal bagi pertumbuhan tiram.

Setelah masa pemeliharaan yang tepat, tiram di tambak-tambak Desa Pagagan siap untuk panen. Petani tiram dengan hati-hati memanen tiram yang telah mencapai ukuran yang sesuai. Mereka menggunakan alat khusus seperti garpu atau tangan mereka sendiri untuk mengumpulkan tiram dari tambak.

Hasil panen tiram di Desa Pagagan digunakan untuk berbagai tujuan. Sebagian besar tiram dikirim ke pasar lokal atau pasar regional untuk dijual kepada konsumen. Tiram dari Desa Pagagan dikenal memiliki kualitas yang baik dan menjadi favorit di kalangan pecinta makanan laut.

Selain itu, tiram juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Desa Pagagan. Para pengunjung dapat mengamati proses budidaya tiram, berinteraksi dengan petani tiram, atau bahkan menikmati tiram segar yang langsung dipanen di tambak.

Budidaya tiram di Desa Pagagan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Tambak-tambak tiram membantu menjaga ekosistem pesisir dengan menyediakan tempat hidup bagi berbagai spesies laut, memfilter air, dan mencegah erosi pantai.

Budidaya tiram di Desa Pagagan adalah contoh nyata bagaimana masyarakat lokal dapat mengoptimalkan potensi alam yang ada untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan. Melalui pengetahuan dan keterampilan mereka, petani tiram di Desa Pagagan menjaga tradisi budidaya yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi komunitas dan lingkungan sekitar mereka.

Read more...

Ikan Tongkol

0 komentar

Ikan tongkol adalah sejenis ikan laut yang memiliki nilai komersial yang tinggi. Ikan tongkol memiliki bentuk tubuh yang ramping dan aerodinamis, dengan sirip ekor yang kuat yang memungkinkan mereka berenang dengan cepat. Mereka biasanya memiliki punggung berwarna biru metalik dengan garis-garis gelap di sisi tubuhnya. Selain itu, ikan tongkol juga memiliki ekor dan sirip kuning.

Secara kuliner, ikan tongkol memiliki daging yang lezat dan bergizi. Dagingnya berwarna merah muda hingga merah gelap dan memiliki tekstur yang kenyal. Ikan tongkol sering digunakan dalam berbagai hidangan, seperti sushi, sashimi, sup, atau dimasak dengan berbagai cara seperti dipanggang, digoreng, atau dibakar.

Selain itu, ikan tongkol juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi dalam industri perikanan. makanya Masyarakat Desa Pagagan juga sebagian profesinya merupakan nelayan ikan Tongkol. masyarakat desa Pagagan biasanya menangkap  Ikan ini  secara komersial menggunakan jaring atau pancing.

Meskipun ikan tongkol populer sebagai bahan makanan, ada juga beberapa masalah yang terkait dengan penangkapan ikan tongkol secara berlebihan. Praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan dapat mengancam keberlanjutan populasi ikan tongkol dan mempengaruhi keseimbangan ekosistem laut.

Read more...
 
DESA PAGAGAN © 2019